Diare… Menyenangkan sekali!

Jadi begini. Sebenernya gue itu alergi laktosa. Rada alergi sih, jadi ngga parah-parah banget. Tapi, masalahnya gue doyan banget sama susu. Dairy product deh. Susu, yogurt, keju, krim, dan segala macam keluarganya.

Jadi, tadi pagi dengan riangnya gue pergi ke kantor. Sarapannya cuma yakult. Dan sesampai gue di kantor, gue menemukan kado dari Tuhan yang dikirim ke dalam kulkas, bernama susu. Lidah gue udah tegang saking turn on-nya. OK. That’s disgusting. Geez.

Dan gue minumlah susu sebanyak 2 gelas. Dan karena masih lapar, jadi gue beli bubur ayam. Dan entah mengapa ada yang menggoda syahwat gue untuk menghabiskan semua sambal yang ada di dalam plastik. Dan dengan penuh romantisme, gue menghabiskan bubur dan susu dalam waktu yang bersamaan.

Akhirnya azab diturunkan.

Tiga jam kemudian, saat gue sedang konsentrasi full dengan kerjaan gue, perut gue mulai check sound. *krruukkk* What the hell. Apa karena gue belum makan siang? Hm. Gue emang ngga pesen makan siang sih di Sandy. *kruuuk* Apa gue kebanyakan liatin cowo ganteng pagi-pagi gini? (di Internet lho, bukan di kantor) Hm. Gue emang lagi bacain referensi drama Korea yang harus ditonton sih.

Dan di saat nyawa ini sudah di pantat, gue baru inget dosa-dosa gue pagi ini.

Jadilah gue pura-pura senang pergi ke toilet. Pas sampai di atas kloset, gue nangis.

“Pintu taubat sudah ditutup!” samar-samar suara entah dari mana bergaung di sekeliling kamar mandi.
“Man robbuka?!”
“Kau akan dihisab!”

*broooootttttt~* *krrrkkkkkk brooooottttt~*

Tapi gue ini orang yang sangat optimis. Di tengah azab pedih ini, gue meyakinkan diri bahwa setelah hukuman ini selesai, ketika keluar dari kamar mandi, badan gue udah sexy-as-hell. Turun 10 kg gitu, misalkan.

Ternyata tidak.

Lemes iya.

Jadi, akhirnya gue basuh kepedihan ini dengan meminum air suci. Air putih. Takut-takut kalau gue dehidrasi.

Dan tadi gue udah makan pop mie dikit.

Sehat banget ya?!

Yaudah lah pokonya begitu. Besok-besok nggak bakal deh minum susu kaya ngga pernah liat susu. Yaaaa tiap hari sih liat. *eh!* Tapi ngga juga sih. Aku tuh nggak bisa nggak minum susu! *lebayyy!*

Jadi, yaudah sih gitu aja. Iya. Oke, daaaah…

Leave a Reply